This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Thursday, August 18, 2016

mendapatkan medali emas , tetapi indonesia masih di bawah thailand

mendapatkan medali emas , tetapi indonesia masih di bawah thailand

 Dapat Emas, Indonesia Masih di Bawah Thailand

Meskipun membaik dari empat tahun lalu, tapi perolehan medali Indonesia di Olimpiade 2016 belum membuatnya menjadi negara Asia Tenggara terbaik di level dunia.

Indonesia dipastikan membawa pulang satu medali emas dan dua perak dari Rio de Janeiro, Brasil. Emas disumbangkan pebulutangkis ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, sedangkan perak dipersembahkan lifter Sri Wahyuni dan Eko Yuli Irawan.

Dibandingkan dengan Olimpiade 2012, pencapaian tersebut lebih baik. Di London, Indonesia hanya meraih satu perak dan satu perunggu – semua dari cabang angkat besi.

Hanya saja, di antara negara-negara Asia Tenggara, Indonesia masih di bawah Thailand. Sebab, sampai saat ini Thailand sudah mendulang total enam medali: 2 emas, 2 perak, 2 perunggu. Kedua emas mereka diraih dari arena angkat besi.

Di daftar klasemen sementara, Thailand berada di peringkat 24, sedangkan Indonesia di urutan ke-39. Vietnam dan Singapura juga sudah berhasil meraih medali emas. Malaysia bahkan bisa saja mendapatkan emas lebih banyak karena di cabang bulutangkis masih menyisakan wakilnya, yakni Lee Chong Wei yang akan bertarung melawan Lin Dan di semifinal, serta ganda putra Goh Shem V/ Tan Wee Kiong yang sudah lolos ke final.

Di Olimpiade 2012, tidak satu pun negara Asia Tenggara yang meraih medali emas. Thailand tetap yang terbaik di antara mereka dengan perolehan 2 perak dan 2 perunggu. Indonesia dan Malaysia sama-sama meraup 1 perak dan 1 perunggu.

Daftar perolehan medali Olimpiade 2016 sampai hari ke-13:

1. Amerika Serikat 30-32-31
2. Inggris Raya 19-19-21
3. China 19-15-20
4. Rusia 12-14-15
5. Jerman 12-8-9
6. Jepang 10-5-18
7. Prancis 8-11-12
8. Italia 8-9-6
9. Belanda 8-4-3
10. Australia 7-8-9
...
24. Thailand 2-2-2
39. Indonesia 1-2-0
45. Vietnam 1-1-0
50. Singapura 1-0-0
56. Malaysia 0-2-1
61. Filipina 0-1-0

demikian peringkat dan torehan hasil olimpiade di brazil tahun 2016

 

lihat juga: berita olahraga di dunia http://avaschampion.blogspot.co.id/
                   aneh-anehnya dunia http://avasdunia.blogspot.co.id/
                   koleksi film terbaik http://avasfilm.blogspot.co.id/
                   analisis penjelasan kimia http://avaskimia.blogspot.co.id/
                   koleksi budaya dunia http://avasbudaya.blogspot.co.id/

Fakta menarik juara olimpiade bulu tangkis

Fakta menarik juara olimpiade bulu tangkis


 

Bulutangkis kembali menyumbang medali emas di Olimpiade. Di Tokyo 2020, cabang olahraga potensial lainnya diharapkan bisa menuai prestasi serupa.

Tadi malam (17/8/2016), Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir mengharumkan 'Merah Putih'. Tontowi/Liliyana menyabet medali emas usai mengalahkan Chan Peng So0n/Goh Liu Ying asal Malaysia 21-14, 21-12 dalam final bulutangkis nomor ganda campuran.

Itu adalah medali emas pertama Indonesia di Olimpiade 2016 sekaligus menyambung kembali tren emas bulutangkis Olimpiade. Sejak dipertandingkan pada 1992, bulutangkis selalu berhasil naik di podium tertinggi, tapi pada 2012 tren itu sempat terputus.

Dengan tambahan satu emas dari Tontowi/Liliyana, Indonesia kini mengoleksi tiga medali di Rio de Janiero. Dua medali lainnya disumbangkan oleh Sri Wahyuni dan Eko Yuli Irawan, yang sukses meraih perak dari angkat besi.

Selain bulutangkis, angkat besi juga terbukti menjadi lumbung prestasi bagi Indonesia di kejuaran multicabang tingkat dunia. Perhatian ekstra sepatutnya diberikan pemerintah menuju pencapaian yang lebih tinggi.

Ketua KOI [Komite Olimpiade Indonesia] Erick Thohir memang gembira dengan medali emas yang baru saja diraih Indonesia. Namun, di masa depan medali emas juga seharusnya bisa diraih dari cabang lain.

"Yang terpenting adalah pemerintah bersama KOI Satlak Prima harus segera mengubah strategi kita bahwa Olimpiade merupakan tujuan utama, barulah Asian Games, SEA Games kemudian PON," kata Erick Thohir.

"Walaupun bangga mendapatkan emas saat ini coba perbandingkan dengan Asia Tenggara yang performanya lebih bagus. Di Olimpiade Tokyo jangan sampai Indonesia hanya bergantung kepada bulutangkis, tapi sudah harus bisa mengandalkan cabang lain seperti panahan, angkat besi, menembak."

"Itu semua perlu kita benahi. Harus disiapkan dengan baik. Kita mempunyai kesempatan ujicoba Asian Games 2018 sebelum bersaing di Tokyo," ucap Erick. 

 demikian penjelasan sekilas fakta menarik dari atlet badminton ganda campuran yang membuat kagum bangsa indonesia dan mendapatkan piala emas di negara brazil

 

lihat juga: berita olahraga di dunia http://avaschampion.blogspot.co.id/
                   aneh-anehnya dunia http://avasdunia.blogspot.co.id/
                   koleksi film terbaik http://avasfilm.blogspot.co.id/
                   analisis penjelasan kimia http://avaskimia.blogspot.co.id/
                   koleksi budaya dunia http://avasbudaya.blogspot.co.id/